Program Arduino dan Skema Sistem Peringatan Dini Banjir dengan Sensor Ultrasonik
Arduino menjadi salah satu platform mikrokontroler yang banyak digunakan dalam pengembangan proyek Internet of Things (IoT) dan sistem monitoring lingkungan. Salah satu penerapannya adalah sistem peringatan dini banjir menggunakan sensor ultrasonik HC-SR04, buzzer, dan LCD I2C. Program Arduino ini berfungsi untuk mendeteksi kenaikan permukaan air dan memberikan peringatan secara otomatis berdasarkan jarak yang terbaca oleh sensor.
Pada program di atas, sensor ultrasonik digunakan untuk mengukur jarak antara sensor dengan permukaan air. Data tersebut kemudian diproses oleh Arduino untuk menentukan status kondisi, yaitu aman, waspada, atau bahaya. Hasil pembacaan ditampilkan pada layar LCD I2C 16x2, sehingga pengguna dapat memantau kondisi air secara real-time.
Ketika sensor membaca jarak lebih dari 30 cm, sistem akan menampilkan status AMAN dan buzzer dalam keadaan mati. Jika jarak air berada pada batas 30 cm atau kurang, maka sistem berubah menjadi WASPADA, disertai bunyi buzzer putus-putus lambat sebagai tanda peringatan awal. Sementara itu, apabila jarak mencapai 15 cm atau kurang, status berubah menjadi BAHAYA dengan bunyi buzzer lebih cepat untuk memberikan sinyal darurat.
Keunggulan program Arduino ini terletak pada penggunaan logika if-else yang sederhana namun efektif untuk meminimalkan kesalahan pembacaan sensor. Selain itu, penggunaan library NewPing membantu meningkatkan stabilitas sensor ultrasonik, sedangkan LiquidCrystal_I2C memudahkan tampilan data pada LCD. Program ini sangat cocok dijadikan media pembelajaran Arduino, proyek IoT, maupun sistem monitoring banjir sederhana berbasis mikrokontroler.
Download Skema Arduino dan Program Klik Disini