Perbedaan Ayam Arab dan Ayam Elba, Petelur Unggulan Produksi Tinggi
Ayam Arab dan Ayam Elba merupakan jenis ayam petelur unggulan yang banyak dibudidayakan oleh peternak di Indonesia. Keduanya berasal dari galur ayam Arab yang dikenal memiliki produktivitas telur tinggi, daya tahan tubuh kuat, serta efisiensi pakan yang baik. Meski berasal dari rumpun yang sama, Ayam Arab dan Ayam Elba memiliki beberapa perbedaan yang cukup penting untuk diperhatikan sebelum memulai usaha peternakan.
Ayam Arab dikenal dengan warna bulu dominan putih atau perak, tubuh ramping, serta sifat aktif dan lincah. Ayam ini sangat populer di kalangan peternak karena perawatannya relatif mudah dan konsumsi pakannya efisien. Produksi telur Ayam Arab rata-rata berkisar antara 230 hingga 260 butir per tahun dengan warna cangkang putih bersih. Telurnya banyak diminati pasar karena tampilannya yang cerah dan konsisten.
Sementara itu, Ayam Elba merupakan hasil pengembangan ayam Arab yang memiliki karakter lebih unggul dari sisi produktivitas. Ayam Elba umumnya memiliki warna bulu lebih kecoklatan, penampilan lebih seragam, dan sifat lebih tenang. Keunggulan utama Ayam Elba terletak pada produksi telurnya yang sangat tinggi, yang dalam kondisi pemeliharaan optimal dapat mencapai hingga 300 butir per tahun. Selain itu, ukuran telur Ayam Elba cenderung stabil dan kualitas cangkangnya kuat.
Dari segi ketahanan, baik Ayam Arab maupun Ayam Elba sama-sama memiliki daya adaptasi yang baik terhadap iklim tropis. Namun, Ayam Elba dinilai lebih stabil dalam produksi dan cocok untuk peternakan semi intensif hingga komersial.
Kesimpulannya, Ayam Arab cocok bagi peternak yang mengutamakan efisiensi dan kemudahan perawatan, sedangkan Ayam Elba sangat ideal bagi peternak yang menargetkan produksi telur tinggi dan berkelanjutan.